Translate

Kamis, 12 April 2018

“Mutiara Allah” Part 1-Ubah pemahaman anda mengenai anak yang anda sebut bodoh



 Picture by Google

Bismillahirrahmanirrahim. . .
Assalamualaikum sahabat pembaca sekalian semoga selalu dalam limpahan rahmat dan hidayahnya selalu, aamiin
Kali ini bahasannya yang berbeda akan saya sajikan, mengenai anak. Meskipun ini hanya sebagai perspektif seorang mahasiswi yang juga belum menikah maupun mempunyai anak. Namun sebagai alternatif pandangan yang sangat mengakar di masyarakat dan yang saya pandang hal tersebut tidak baik bahkan harusnya ada perubahan. Karena jika keterusan bisa membahayakan generasi mendatang yang punya tantangan semakin kompleks dari kita sekarang. Mari berbenah mulai dari sendiri, menjadi agen of change di lingkungan keluarga dan kerabatmu terdahulu. 

Masuk ke pembahasan. . .
Seseorang menilai semua penghuni hutan dari cara ia berenang maka yang paling pandai adalah ikan, dan kera paling bodoh. Dan seseorang menilai kepandaian dengan tolok ukur berhitung maka anak dengan kemampuan berhitung paling baik akan terlihat paling pandai, dan anak dengan keahlian penguasaan bidang lain pun akan dianggap bodoh. Padahal kenyataannya anak yang pandai matematika belum tentu bisa menguasai menguasai bidang tertentu yang lain.
Dalam suatu ceramah juga dikatakan bahwa Allah menitipkan peran penting kepada setiap anak. Bahkan guru mengaji saya dahulu berkata “Anak yang nakal adalah anak yang berakal”, wallahualambishohab
Meskipun pada realitanya anak tersebut sangat nakal, sulit diberi tahu, bahkan tidak naik kelas dan dianggap bodoh. Kita begitu abai terhadap sebab mengapa anak tersebut seperti itu, yang kita fokuskan adalah bagaimana anak tersebut berbuat demikian tanpa tau apa alasan yang mendasarinya atau dalam istilah sosiologi disebut motif. Bisa saja memang anak tersebut memiliki keterbatasan atau kelambatan dalam belajar. Hal ini juga masih dicabang-cabangkan lagi mengenai kelambatan serta kesulitan anak dalam belajar seperti faktor dari luar dan dari dalam. Faktor dari luar berkisar mengenai metode yang diterapkan oleh pengajar bisa saja ditangkap berbeda oleh muridnya, ada yang lambat dan cepat. Lingkungan belajarnya seperti keluarga dan teman-temannya juga menjadi faktor penerimaan anak terhadap suatu pelajaran faktor ini akan lebih dalam dijelaskan dengan ilmu-ilmu sosial. Mengenai faktor yang kedua yaitu faktor internal si anak, faktor ini membahas mengenai bagaimana kemampuan otak anak yang sulit menerima sebuah pembelajaran, sedangkan faktor ini lebih mengacu pada ilmu bantu exact karena menyangkut kondisi badaniyah si anak.
Kedua faktor tersebut sama-sama bisa diatasi dengan pendekatan yang berbeda asalkan dengan ketelatenan dan ilmu yang cukup untuk orang tua serta pengajar, karena pada hakikatnya seorang anak lahir dengan keadaan fitrah, ibarat kertas putih bersih yang dapat dengan mudah digoreskan berbagai macam warna ilmu. Semakin dini anda mengetahui sejauh mana kemampuan anak, serta metode apa yang cocok untuknya, akan semakin pandai dan terselamatkan anak tersebut. Insyaallah. Mengapa saya sebut terselamatkan, karena beberapa anak tenggelam dalam celaan lingkungannya bahkan keluarganya sendiri dan merasa dirinya sangat bodoh. Mereka tidak tahu ada mutiara yang indah di dalam lautan, bakat-bakat luar biasa pada setiap anak layaknya mutiara yang langka dan unik pada setiap satunya, tidak dapat dibanding-bandingkan atau disamakan.
Pada kesimpulannya jangan mengatakan si A si B bodoh dan nakal, namun kata-kata tersebut bisa diubah menajadi si A sedikit atau sangat lambat ketika mempelajari ilmu A dan si B adalah anak yang aktif dan sehat namun sedikit sulit di kendalikan atau diberi tahu.

“Kata-kata yang positif mencerminkan pikiran yang positif dan melahirkan tindakan yang positif”
Karena kata-kata yang kita ucapkan bisa menjadi boomerang suatu saat nanti yang akan kembali pada kita. Seperti ucapan “dia sangat cerewet” akan mempengaruhi otak kita yang dalam alam bawah sadar kita akan melakukan hal yang mirip dengan yang kita ucapkan atau bahkan sama, lantas apa bedanya anda dengan orang yang anda ghibahkan
Semoga dengan uraian yang akan saya jelaskan tadi dapat mengubah perspektif atau cara pandang anda dalam melihat dunia khususnya anak. Postingan akan berlanjut insyallah dengan anak tema yang berbeda lagi. 
Saran dan kritik bisa ditinggalkan di kolom komentar, semoga kebaikan kembali padamu. . .

Minggu, 10 September 2017

Banyak perbedaan, tak menghalangi kita untuk bersatu

Dewasa ini banyak sekali konflik beragama yang melanda negara kita contohnya konflik yang terjadi di Ambon, Tolikora, dan Poso yang memakan korban. Konflik beragama adalah masalah yang berasal dari lintas agama.
Untuk dapat menanggulanginya terlebih dahulu kita harus mengetahui apa faktor pemicunya, berikut faktor yang menyebabkan konflik beragama muncul:
1. Kesombongan beragama
2. Berfikir bahwa suara minoritas tidak perlu diperhitungkan
3. Menganggap orang lain rendah
4. Kesalahan memaknai ajaran agama
5. Rendahnya sikap toleransi
Setelah mengetahui penyebabnya maka kita dapat menemukan solusi agar konflik beragama dapat dicegah. Berikut tindakan preventifnya:
1. Ketahuilah bahwa kesombongan adalah sumber bencana
2. Setiap orang memiliki hak yang sama dimata negara
3. Tinggi rendahnya derajat seseorang tidak dapat ditentukan dirimu sendiri
4. Seimbangkan hubungan antara Tuhan dan manusia
5. Hargailah setiap pilihan orang, maka engkau akan dihargai
Sebaiknya upaya2 tadi bisa dimulai dari pemahaman diri sendiri kemudian dalam lingkup kecil seperti teman hingga ke lingkup yang lebih besar yaitu masyarakat. Nilai-nilai yang dianggap penting dapat mencegah adanya konflik beragama seperti toleransi, saling menghargai dapat ditanamkan sejak dini di pendidikan formal seperti sekolah. Pengertian bahwa perbedaan ada sejak kita dilahirkan, maka dari itu adanya perbedaan bukan dijadikan sebagai sumber masalah namun dijadikan kekayaan dan pembelajaran kita masing-masing.
Sekian tulisan saya semoga bermanfaat

Kamis, 15 Juni 2017

MIRACLE OF LOVE



“Bagaimana keadaanmu sayang?” kata Sashi dibalik tirai Tere, “Ya masih seperti ini tubuhku bergetar jika dekat dengan permata biru maka dari itu aku harus memakai gaun khusus ketika kita bertemu”, “Gaun yang seperti apa?” tanya sashi kebingungan “,Namanya wedding dress buatan perancang sekaligus tabib ku dari korea namanya Guru Tae” “Gaun itu khusus dijahit dengan alunan musik tradisional korea, dan lagi gaun itu hanya bisa dibuat saat musim semi saat ginseng pertama tumbuh di kebunnya, yang ia khusus tanam sendiri. Dan gaun itu akan hilang kemampuannya apabila ginseng pertama itu dipetik”, “Oh seperti itu aku akan membantumu menemukannya, tapi bagaimana kita menghubungi Guru Tae”, “Ayahku akan mengurusnya” tenang Tere
                Tersiar kabar bahwa putri sedang sakit dan obat dari tabib Kolala hampir habis, seluruh negeri menjadi khawatir dan berusaha menolong sang putri apalagi Tabib Fandi. Itu artinya sebelum musim semi Tere dan Sashi tidak akan bisa bertemu. Tabib Fandi adalah tabib yang hebat namun karena kesalahannya kini ia menjadi tahanan kota di ibu kota dan menjadi tabib sukarela bagi warga ibu kota Rinjane. Fandi pernah mencuri ginseng pertama milik Guru Tae untuk ibunya yang sakit keras. Pangeran Sashi yang mengetahui amat kesal dan hampir membunuhnya karena nya mereka sampai saat ini bermusuhan. Pangeran sashi yang berada di North Rinjane melakukan penjagaan ketat terhadap perkebunan milik Guru Tae yang termahsyur itu. Terutama ayah kedua belah pihak yaitu raja North Rinjane dan South Rinjane melakukan penjagaan ketat terhadap perkebunan itu. Fandi adalah teman masa kecil Tere, namun ia diam-diam menyimpan perasaan pada putri kecil itu.
Sampai-sampai Anita dan Yasha sahabat Tere yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri datang menjenguk, karena mendengar sakit yang diderita Tere. “ Kau sakit apa Tere?” tanya Anita sambil memegang tangan Tere khawatir. “Kalian pasti telah mendengarnya, aku terjatuh dari kuda saat sedang berolahraga dan itu membuat sakitku bertambah parah hari ini teman-teman”. “Bagaimana bisa? Apa kau tidak hati-hati saat itu Tere”, “Ya saat itu aku sedang sangat bersemangat, aku jatuh terkena batu sampai-sampai aku tidak sadarkan diri”, “Astagaaaa. . .” kata Yasha. “Tenang saja kalian tidak perlu khawatir orang tuaku sedang mencarikan obat untukku teman-teman, kalian fokus belajar saja nanti kalau aku rindu kalian, kalian datang berkunjung ya. Karena saat ini aku dalam masa penyembuhan sampai musim semi tiba, musim semi kan datang beberapa bulan lagi. Aku sangat bosan berada di istana, aku ingin bermain bersama kalian, dan bertemu Sashi”, “Hush kamu di sini saja Tere, kamu fokus penyembuhanmu “kata Yasha “Iya kamu disini saja fokus dengan penyembuhanmu Tere” Anita menimpali, “ngomong-ngomong Krisha masih sibuk ya?, padahal aku masih rindu” kata Tere sebal, “Iya, Krisha kan pebalet nasional Tere kau tidak ingat? bagaimana keadaan Sashi ?“ Jelas Yasha “Sashi baik-baik saja, saat ini ia masih sibuk oleh pendidikannya di pusat kota North Rinjane jadi aku makin kesepian deh” kata Tere sedih, “Tidak apa-apa yang penting kalian berkomunikasi dan lagi dia memang harus menempuh pendidikan kan, cita-citanya menjadi Ksatria di negrinya sangat kuat karena kudengar dia ingin meneruskan perjuangan kakeknya yang juga seorang ksatria. Bukannya kadang ia menjengukmu lewat ayahmu?”, “Iya dia menemui ayahku selama ini, dan membicarakan tentang keadaanku selama kita tidak bertemu” kata Tere.
Penyesalan mulai datang pada Tere mengapa dulu ia harus mencintai seorang yang menyebabkan penyakitnya kambuh. Ya, Tere mencintai seorang ksatria yang harus memiliki permata biru sebagai jimat keselamatannya. Kalut menyelimuti sang putri, karena permata itulah yang mendatangkan sakit yang dideritanya dari lahir.
Akankah Tere sembuh dan selamat dari penyakitnya dan dapat bersama sang calon ksatria Sashi? Simak dalam cerita selanjutnya dalam “MIRACLE OF LOVE”

Bersambung. . .

Rabu, 14 Juni 2017

CERBUNG (CERITA BERSAMBUNG)



MIRACLE OF LOFE
“karena nada terindah adalah denyut nadimu . . ,
 Karya Sekar Ayu Mawarni
PROLOG
Pada zaman dahulu hiduplah seorang putri di negeri SOUTH RINJANE yang dari lahir memiliki penyakit aneh, maka dari itu ayah ibunya amat protektif terhadap TERE nama putri itu. Jika melihat blue diamond sebuah permata yang hanya dipakai seorang ksatria perang ia akan bergetar hebat, baik tangannya bola matanya keatas seperti melihat musuhnya. Ia mengalami itu dikarenakan penyakitnya yang bernama THREMORIA. Setiap kali Tere bermain di sekitar istana penyakitnya kambuh, karena itu orang tuanya telah berusaha memberi obat herbal dan membawanya ke tabib istana, namun ia divonis tidak dapat sembuh, padahal Ksatria Sashi dari negeri NORTH RINJANE adalah pangeran yang ia cintai.Sudah tradisi jika Ksatria di negeri Rinjane memakai Blue diamond sebagai jimatnya. Namun apa daya penyakit yang di deritanya menghalangi cinta mereka, mereka adalah sepasang kekasih yang saling mencintai. Hanya dengan buku merah muda yang letaknya dinegeri sakura Tere bisa sembuh. Nama bukunya “ SUNSHINE BECOMES YOU” karangan ilana tan seorang tabib terkenal dari negeri sakura. Konon jika Tere membacanya sendiri sampai selesai ia akan menemukan obatnya dan sembuh. Namun penyakitnya membuatnya kesulitan membaca karena tangannya yang bergetar. Dan terlebih lagi negeri sakura, Jepang adalah negeri yang teramat jauh dari tempat tinggalnya. Perlu waktu dan tenaga yang tidak sedikit di korbankan untuk mencapai negeri 4 musim itu.
Mampukah Tere dan Sashi melewati halangan yang menghadang cinta mereka simak di postingan selanjutnya

Senin, 29 Mei 2017

Museum Tertua Indonesia Terancam Tutup



Sore sobat setia pembaca sekalian, semoga dalam keadaan sehat walafiat.
Postingan kali ini bakalan membahas salah satu cagar budaya yang terancam tutup di kota berjuluk Spirit Of Java. Dari beberapa artikel yang menceritakan tentang berbagai persengketaan tanah antara ahli waris dan pemerintah setempat, namun kali ini yang akan dibahas akan lebih kepada museum pertama di Indonesia ini.
Saat pertama kali masuk gerbang Museum Radya Pustaka pengunjung akan disambut oleh patung pujangga. Tiket masuk museum sebesar Rp. 5000, namun itu untuk museumnya saja mungkin belum termasuk perpustakaan karena saya tidak masuk perpustakaanya. Aura sakral dari museum langsung tercium seketika setelah ada bau kemenyan di ruangan. Koleksinya bermacam-macam mulai dari senjata, arca, patung, keramik, uang kuno, naskah kuno dan gamelan. Mirisnya karena kurang pendanaan museum ini terlihat sangat menyedihkan karena minim keterangan untuk tiap bendanya bahkan jika ada, bukan merupakan keterangan yang permanen melainkan hanya ditempel kertas. Menurut sebuah rumor yang beredar juga mengatakan bahwa museum mulai bangkrut ditandai dengan macetnya pembayaran gaji para karyawan. Terlebih lagi terdapat benda-benda peninggalan bersejarah yang tidak ditempatkan dengan seharusnya, namun ditempatkan di ruang terbuka. Sungguh miris mengingat ini bukan museum biasa untuk Indonesia, Radya Pustaka adalah museum pertama di Indonesia. Melihat keadannya yang sungguh menyedihkan mengingatkan pada sebuah kalimat dari pepatah yang mengatakan bahwa “Bangsa yang hebat adalah bangsa yang menghargai sejarah serta pahlawannya” lantas berarti kita sudah tidak lagi masuk sebagai kategori yang hebat karena kita abai terhadap benda yang teramat penting nilai sejarahnya untuk bangsa. Meskipun memang dibutuhkan pusat perbelanjaan, hotel, dan apertemen untuk juga mengembangkan perekonomian rakyat apakah harus benda cagar bersejarah yang menjadi tumbal kesejahteraan rakyat. Diluar sana pasti masih banyak museum serta tempat-tempat bersejarah lainnya yang sedang mengalami kesulitan karena akan dirubuhkan. Bagaikan seonggok sampah yang bisa kapan saja digusur dibuang dan kemudian dilupakan tempat-tempat bersejarah dihilangkan. Persoalannya memang pada keseriusan pemerintah ngruwat tempat-tempat bersejarahnya.
Saat keluar museum ada rasa haru karena takut itu merupakan saat terakhir kali melihat museum tersebut karena kemungkinan nanti akan ditutup. Berbeda dengan mall dan cafe yg hampir tidak pernah sepi pengunjung, anak-anak saat ini mungkin tidak sedikitpun peduli pada sejarahnya. Padahal dengan adanya sejarah mereka dapat belajar serta lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Hal ini berbanding terbalik dengan keadaan di Benua Eropa, disana keadaan museum sangat terawat dan tidak sepi pengunjung seperti di Indonesia. Anak-anak muda pun terbiasa berkunjung ke museum untuk belajar. Budaya berkunjung kesitus-situs bersajarah tersebut bukan tidak membawa pengaruh sama sekali untuk bangsanya, lihat saja saat ini bangsa kita tertinggal jauh dibanding Eropa dan hampir disegala bidang, persoalaannya juga terdapat pada minimnya cinta sejarah yang ada pada karakter anak-anak Indonesia. Mirisnya ketika saya pergi ke museum salah satu teman berkata “Mau ngapain kesana?”
Mungkin sudah saatnya semua mengintrospeksi diri termasuk saya untuk lebih mencintai sejarah terutama sejarah sendiri. Belum terlambat jika kita mau segera membuat perubahan sebelum museum di kota anda hanya tinggal kenangan dan menyisakan bangunan-bangunan megah tak memiliki nilai sejarah bangsa sedikitpun. Apa salahnya sesekali berkunjung ke museum terdekat. Selain murah kita juga bisa sambil belajar, efeknya pun juga bisa sangat besar untuk museum sendiri karena akan menambah pemasukan dari penjualan tiket.
Terakhir terima kasih karena menyempatkan berkunjung ke blog saya dan mohon untuk feedbacknya bisa langsung komentar dibawah postingan atau lewat akun twitter saya yang sudah saya sampaikan di postingan sebelumnya. Mohon maaf apabila terdapat tutur kata yang tidak berkenan. Di blog ini saya tidak bermaksud menggurui siapapun, kita belajar bersama karena saya juga masih sangat awam di dunia tulis menulis

Sabtu, 24 Oktober 2015

CAPING JELATA - TUGAS SASTRA INDONESIA

CAPING JELATA
                                                                    Sekar Ayu Mawarni

LANGKAH
  DEMI LANGKAH KUJEJAKI
     WALAU TERJAL MENDAKI
            TAK  MENYERAH
               MESKI HAMPIR KEHILANGAN ARAH
                 TAK GENCAR SETITIKPUN
                    KAKI INI TETAP BERAYUN
                                                NAFASKU MAKIN SESAK
         MANAKALA BMW HITAM
                                             MELAJU DENGAN ANGKUHNYA
                               BAGAI INTI BUMI DAN LANGIT KETUJUH
        BUKANKAH INI PERBEDAAN YANG AMAT MENCOLOK?
          KARENA AKU HANYA BERBEKAL SEPATU USANG
       SERAGAM USANG
        TAS USANG
                                    APALAGI?
          KATAKAN SESUKA HATIMU
    NAMUN JANGAN KATAKAN
       SEMANGAT YANG USANG
        TIDAK
JANGAN KATAKAN
BUKANKAH AKU PATUT
BERBANGGA HATI ?
TUHAN MEMILIHKU
DENGAN TAKDIR SULIT INI
DENGAN PERJUANGAN  SUKAR INI
KUJALANI SEMAMPU SEBISAKU
BANDINGKAN DENGAN PARA PENGHUNI KAYANGAN
                                                    DENGAN SEGALA KEMUDAHAN
       YANG MELENAKAN


Senin, 29 September 2014

DEBATE MOTION



Seperti yang telah dijanjikan sebelumnya kali ini sekar finger bakalan share tentang motion yang pernah penulis pakai untuk latihan. Mohon maaf jika sebelumnya terdapat beberapa motion yang kurang berkenan karena terlalu fulgar atau tabu untuk pembaca. Karena memang motion berikut adalah sebagian diambil dari konflik atau permasalahan global.

MOTION ECD (ENGLISH COMPETITION DAY) UKSW 2014:
1.       CHILDREN RIGHTS
-          Thbt (this house believe that) China should have implemented more gradual birth control policy
-          Thw (this house would) enforce ILO convention 189 with economic sanction for the countries who fall to implement.
-          Thbt cultural relativesm can not can not be a defense for countries who use children as soldiers
2.       SPORT
-          Thbt govermant should extend public funding for retired athletes
-          Thw put woman and man in the same leagues
-          Thw not support paralympic
3.       GAMES
-          Thw preserve traditional games
-          Thw subsidize games that support sexual minorities
-          Thbt woman portrayl in online games brings more harm than good